Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021












RUMAH KAFE JEMBER sejak 2015
Set On New Normal Certified Barista by BNSP LSP KI

KOPI yang baik adalah sehitam IBLIS, panas seperti NERAKA, semurni MALAIKAT, dan manis kaya KAMU

Karena KOPI kita bisa PINTAR

Kedai kecil serasa rumah sendiri, dikelola dengan senyum serta tawa juga dikawal barista tersertifikasi dan menerapkan protokol kesehatan normal baru untuk mencegah COVID-19 dan penyebarannya

buka setiap hari mulai pk 18.00

PAKAI MASKER - CUCI TANGAN - JAGA JARAK - TETAP NGOPI
Temukan kami di Our Story | Instagram | Twitter | Facebook | Google | Maps | WAme

Tembakau Tambeng Besuki 40Gr Cuma 20K Aja

Gambar
 Tembakau Tambeng Besuki 40Gr Cuma 20K Aja Ini bukan tembakau gading, ini Tambeng dan next mudah-mudahan kita bisa dapat tembakau curah nongko Jember yang jauuuuh lebih gahar. Tembakau Tambeng ini juga dikenal dengan tembakau rasa “kerreng”, bukan keren. Arti kata “kerreng” tidak jauh berbeda dengan “tambeng”, penyebutan kata “kerreng” itu karena warnanya coklat kehitam-hitaman yang dalam bahasa Indonesia “kerreng” berarti ‘sangar’. Selain rasa gahar, pengemasan tembakau ini juga cukup gahar karena dominasi warna. Ia tergolong tembakau halus yang sopan saat masuk ke tenggorokan, namun sesaat setelah itu, para tingwe akan merasakan sensasi luar biasa. Tembakau ini  juga punya banyak varian tersendiri meski secara umum dikenal dengan tembakau tambeng. Ada tembakau tambeng kripek, bukan kripik loh ya. Itu jenis yang di pasad dengan tekstur sedikit halus. Lalu tembakau tambeng nangka, varian rasa coklat dengan aroma nangka. Dari asal usul nama, cita rasa, dan pengemasan yang gahar, tidak s

Pesan Bagong "Akehna Anggonmu nyukuri nikmat supoyo lali carane sambat"

Gambar
Pesan Bagong "Akehna Anggonmu nyukuri nikmat supoyo lali carane sambat" Bagong adalah anak bungsu dari Semar. Nama Bagong berasal dari kata “Al ba gho ya” yang berarti perkara buruk. Diceritakan, bahwa Bagong adalah tokoh pewayangan yang diciptakan dari bayangan Semar. Oleh karenanya, Bagong tumbuh dengan tubuh gemuk dan tambun seperti Semar. Meski demikian, Bagong tumbuh seperti kedua saudaranya yang suka bercanda dan melucu. Ia bahkan suka bercanda saat menghadapi persoalan yang teramat serius, memiliki sifat lancang, dan suka berlagak bodoh. Tokoh Bagong dalam cerita punakawan digambarkan sebagai manusia yang sesungguhnya. Meski petruk mempunyai kelebihan akan keindahan serta kesempurnaan, Bagong lah yang justru memiliki sifat kekurangan. Seperti inilah manusia, memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga Bagong dianggap sebagai manusia sesungguhnya. Untuk itulah Bagong bersifat sederhana, sabar, dan tidak terlalu kagum dengan kehidupan dunia. Suatu hal yang mestinya juga